Cara kerjanya
- 01
Baca profil
Kenali hal-hal yang sudah Anda ketahui tentang pelanggan dan apa yang ingin Anda cari tahu.
- 02
Lakukan percakapan
Izinkan akses mikrofon, lalu berbicaralah dengan pelanggan seperti saat menelepon. Ajukan pertanyaan, dengarkan, dan rumuskan ulang.
- 03
Tinjau bagian tertentu
Akhiri panggilan, lalu tinjau pertanyaan atau jawaban dalam laporan panggilan.
Seperti apa panggilan simulasi?
Pelanggan yang terburu-buru berkata, “Saya hanya punya waktu dua menit.” Anda bisa menjawab, “Hal apa yang perlu diperjelas agar kita tahu apakah percakapan ini perlu dilanjutkan?” Setelah itu, periksa apakah pertanyaan Anda berhasil mengungkap prioritasnya.
AI tidak sekadar membacakan skrip. AI memerankan seseorang dengan konteks dan fakta yang belum diungkapkan. Hal yang Anda pelajari bergantung pada pertanyaan yang diajukan.
“Waktu Anda terbatas. Hal apa yang perlu saya pahami untuk mengetahui apakah percakapan ini bermanfaat bagi Anda?”
Situasi apa saja yang dapat dilatih?
Delapan jenis panggilan: pencarian prospek, penggalian kebutuhan, penjadwalan rapat, keberatan soal harga, tindak lanjut, retensi pelanggan, keluhan, dan pesan voicemail. Sebelas suasana hati pelanggan: terburu-buru, kesal, waspada, tidak fokus, bimbang, ragu soal harga, dan lainnya.
Menangani keberatan, pencarian prospek lewat telepon, dan voicemail adalah tiga pilihan yang paling umum.

Apa yang dibutuhkan untuk berlatih?
Browser, mikrofon yang telah diberi izin, dan tempat yang tenang. Panggilan ditranskripsikan untuk menghasilkan laporan panggilan. Jika ada kata yang keliru dalam transkrip, pertimbangkan hal ini saat meninjaunya.
Bagaimana berkembang dari satu panggilan ke panggilan berikutnya?
Ulangi situasi yang serupa dengan hanya mengubah satu hal, misalnya pertanyaan pertama Anda setelah pelanggan mengajukan keberatan. Dengan begitu, Anda dapat melihat perubahan yang benar-benar terjadi.
Panggilan tidak harus berakhir dengan penjadwalan rapat. Panggilan juga bisa diakhiri dengan keputusan untuk berhenti yang beralasan. Laporan panggilan menilai apakah pendekatan Anda tepat, bukan apakah Anda berhasil mendapatkan persetujuan.
